Potret Terbaru Hubble Ungkap Keindahan Galaksi Langka NGC 7722

Teleskop Antariksa Hubble milik NASA/ESA kembali menyuguhkan potret kosmik yang memukau. Kali ini, Hubble berhasil menangkap citra terbaru dari NGC 7722, sebuah galaksi lentikular yang indah dan relatif jarang ditemukan di alam semesta.

NGC 7722 berlokasi sekitar 187 juta tahun cahaya dari Bumi, tepatnya di rasi bintang Pegasus. Galaksi ini juga dikenal dengan beberapa nama alternatif, seperti IRAS 23361+1540, LEDA 71993, dan UGC 12718.

Objek kosmik ini pertama kali ditemukan oleh astronom asal Jerman, Heinrich Louis d’Arrest, pada 12 Agustus 1864—lebih dari satu setengah abad yang lalu.

**Bagian dari Gugus Galaksi**

Secara kosmik, NGC 7722 bukanlah galaksi yang berdiri sendiri. Ia merupakan anggota kelompok galaksi NGC 7711, sebuah gugus kecil yang terdiri dari tujuh galaksi besar. Interaksi gravitasi antaranggota kelompok ini diyakini berperan penting dalam membentuk karakter unik masing-masing galaksi, termasuk NGC 7722.

**Galaksi Lentikular: Tipe yang Langka**

Para astronom Hubble menjelaskan bahwa galaksi lentikular (berbentuk lensa) merupakan tipe galaksi yang berada “di tengah-tengah” antara galaksi spiral dan galaksi elips.

“Galaksi lentikular lebih jarang dibanding galaksi spiral atau elips. Salah satu alasannya, penampilannya sering ambigu sehingga sulit diklasifikasikan,” ungkap tim astronom Hubble.

Banyak galaksi lentikular menampilkan ciri campuran dari kedua tipe galaksi tersebut. Hal ini juga terlihat jelas pada NGC 7722.

**Karakteristik Istimewa NGC 7722**

NGC 7722 tidak memiliki lengan spiral yang tegas, seperti galaksi spiral pada umumnya. Namun, galaksi ini memiliki halo cahaya yang luas dan tonjolan pusat (bulge) yang terang, ciri khas galaksi elips.

Di sisi lain, berbeda dari galaksi elips murni, NGC 7722 masih menunjukkan piringan galaksi yang jelas. Di dalam piringan tersebut tampak cincin-cincin konsentris yang berputar mengelilingi inti galaksi yang bercahaya.

Namun, fitur paling mencolok dari galaksi ini adalah jalur-jalur debu berwarna merah gelap yang memanjang dan melingkar di bagian luar piringan serta halo galaksi.

**Detail Menakjubkan dari Wide Field Camera 3**

Citra terbaru ini diambil menggunakan Wide Field Camera 3 (WFC3) milik Hubble. Instrumen tersebut berhasil menampilkan jalur debu NGC 7722 dengan sangat detail dan tajam, membuat strukturnya tampak kontras terhadap halo cahaya yang halus dan luas.

Menurut para astronom, pita-pita debu seperti ini cukup umum ditemukan pada galaksi lentikular. Debu tersebut tampak menonjol karena latar belakang cahaya galaksi lentikular cenderung seragam dan lembut.

**Warisan Tabrakan Galaksi**

Menariknya, jalur debu yang dramatis pada NGC 7722 diduga merupakan sisa dari peristiwa penggabungan (merger) galaksi di masa lalu. Proses tabrakan dan interaksi gravitasi semacam ini dianggap sebagai salah satu mekanisme utama pembentukan galaksi lentikular.

Hingga kini, asal-usul galaksi lentikular masih belum sepenuhnya dipahami. Namun, para astronom meyakini bahwa merger galaksi dan interaksi gravitasi berperan besar dalam mengubah bentuk galaksi, menghabiskan cadangan gasnya, sekaligus membawa masuk debu baru.

**Keping Penting Evolusi Galaksi**

Melalui pengamatan Hubble terhadap NGC 7722, para ilmuwan kembali mendapat keping penting dalam upaya memahami evolusi galaksi—sebuah proses kosmik panjang yang terus membentuk wajah alam semesta hingga hari ini.


Sumber: Kompas.com


Buku Terkait:

Seri Lawasan: Potret

Cahaya Discovers the King of Fruits

Nat Geo: Teka-teki Kosmik