narasi.siapabilang

  • Beranda
  • Katalog
    • Buku
    • Audio
    • Video
    • Opini
    • Penulis
    • Editor
  • Narasi
  • Tak Cuma Bunga Tabur, Ini Manfaat Bunga Kenanga Menurut Pakar IPB

    15/12/2025

    Ditulis oleh:

    Narator

    Bunga kenanga yang kerap dikaitkan dengan tradisi ziarah kubur, seperti nyekar menjelang bulan suci Ramadan, kini berkembang menjadi sumber penghasilan penting bagi petani di berbagai wilayah. Namun, di balik fungsinya sebagai bunga tabur, kenanga menyimpan beragam khasiat kesehatan dan kecantikan yang menjadikannya komoditas bernilai tinggi bagi industri. Peneliti IPB University, Prof Ani Kurniawati, menjelaskan bahwa…

    Baca lebih lanjut…

  • 50 Orangutan Tapanuli Diperkirakan Mati Diterjang Banjir Sumatera, Ancam Punahnya Spesies

    15/12/2025

    Ditulis oleh:

    Narator

    Bencana banjir yang menghantam Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akhir November lalu tidak hanya merenggut nyawa manusia, tetapi juga menimbulkan apa yang disebut para ilmuwan sebagai “gangguan tingkat kepunahan” bagi kera besar paling langka di dunia, Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis). Di tengah reruntuhan lumpur di Sumatera Utara, tengkorak orangutan Tapanuli yang diselimuti lumpur menjadi…

    Baca lebih lanjut…

  • Ukuran Lele Raksasa di Sungai Mekong Tinggal 80 Kg dari 180 Kg, Kenapa?

    15/12/2025

    Ditulis oleh:

    Narator

    Sungai Mekong di Asia Tenggara menghadapi ancaman serius terhadap ekosistemnya. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Biological Conservation pada Oktober 2025 mengungkap bahwa ikan raksasa dan terancam punah yang hidup di sungai tersebut mengalami penyusutan ukuran sekitar 40 persen dalam kurun tujuh tahun. Salah satu contoh paling mengkhawatirkan adalah lele raksasa Mekong yang bobotnya kini rata-rata…

    Baca lebih lanjut…

  • Gratis untuk Korban Banjir Sumatera, 5 Fakta Starlink Sebagai Jaringan Komunikasi Krusial Saat Bencana

    15/12/2025

    Ditulis oleh:

    Narator

    Starlink, konstelasi satelit yang dikembangkan SpaceX, dirancang untuk menghadirkan akses internet berbiaya terjangkau ke wilayah terpencil. Namun, proyek ambisius CEO Elon Musk ini kini telah berkembang menjadi megakonstelasi yang mendominasi orbit Bumi, memicu kekhawatiran dari komunitas astronomi hingga ahli keselamatan ruang angkasa. SpaceX, yang semula mengajukan dokumen untuk 4.000 satelit pada 2015, kini menargetkan sebanyak…

    Baca lebih lanjut…

«Sebelumnya Selanjutnya»

Julius Surya Djohan: Office Boy Kuliah di New York

Kartun Lingkungan

Laut Bercerita

Manusia dan Air dalam Senjang Pembangunan di Indonesia

Masuk Toko Keluar di Tokyo

Namanya Apa?

«1…345…7»
  • Beranda
  • Katalog
    • Buku
    • Audio
    • Video
    • Opini
    • Penulis
    • Editor
  • Narasi

Kepustakaan Populer Gramedia

216.73.216.106

  • Facebook
  • Twitter
  • YouTube
  • Instagram
  • TikTok