-
Studi NASA: Bumi Makin Gelap Dibanding Sebelumnya, Ini Dampaknya
Studi yang dipimpin Norman Loeb dari NASA’s Langley Research Center mengonfirmasi fakta mengkhawatirkan: Bumi kini satu tingkat lebih gelap sejak tahun 2001. Planet ini memantulkan lebih sedikit sinar Matahari ke ruang angkasa dibandingkan sebelumnya, menghasilkan perubahan dalam keseimbangan energi global yang berdampak signifikan terhadap iklim. **Tren Kegelapan Tidak Seragam Selama 23 Tahun** Tren ini diukur…
-
Gelondongan Kayu di Banjir Sumatera, Guru Besar IPB: Indikasi Kuat Keterlibatan Manusia
Bencana banjir dan longsor di Sumatera memicu perdebatan mengenai peran aktivitas manusia dalam merusak benteng alami ekosistem. Prof. Bambang Hero Saharjo, Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan sekaligus Kepala Pusat Studi Bencana IPB University, menilai bahwa material kayu yang ditemukan di lokasi bencana menunjukkan indikasi kuat keterlibatan aktivitas manusia. **Temuan Kayu Tidak Sepenuhnya Alami** Prof.…
-
6.000 Tahun Lalu, Pemuda Bulgaria Digigit Singa Purba dan Tetap Hidup
Sebuah penemuan arkeologi langka di Bulgaria mengungkap kisah luar biasa tentang ketahanan manusia purba. Kerangka seorang pemuda yang hidup sekitar 6.000 tahun silam ditemukan dengan luka mengerikan di kepala dan anggota badan, yang diduga kuat disebabkan oleh serangan singa. Yang mengejutkan, pemuda tersebut selamat dari serangan itu berkat perawatan dari komunitasnya di Zaman Tembaga (Copper…
-
Siap-siap, Puncak Hujan Meteor Geminids Pekan Depan, Ada 150 Bintang Jatuh per Jam
Setelah disuguhi pemandangan spektakuler Cold Supermoon pada 4 Desember lalu, langit malam pekan depan akan dihiasi tontonan hujan meteor Geminids yang dikenal sebagai fenomena meteor paling produktif sepanjang tahun. Dikutip dari Live Science, hujan meteor Geminids telah dimulai sejak Kamis (4/12/2024) dan akan aktif selama dua minggu ke depan. Namun, puncaknya diprediksi terjadi pada malam…