• Ilmuwan China Bikin Lidah Buatan untuk Ukur Rasa Pedas

    Para peneliti di China berhasil mengembangkan lidah buatan yang memiliki kemampuan layaknya manusia dalam mendeteksi tingkat kepedasan makanan. Alat pengukur kepedasan berbasis gel ini menawarkan penilaian tingkat rasa pedas yang cepat dan akurat, berpotensi merevolusi kontrol kualitas dalam industri makanan sekaligus menghilangkan risiko paparan rasa pedas berlebihan bagi manusia. **Inspirasi dari Mekanisme Peredaan Rasa Pedas…

    Baca lebih lanjut…

  • Emas dan Jimat Ditemukan di Makam Kuno Misterius Perancis, Diduga Milik Remaja Kaya

    Sebuah makam pembakaran periode Romawi dengan koleksi artefak mewah berhasil ditemukan tim arkeolog di Perancis. Makam ini berisi koin perak, perhiasan emas, dan cincin dengan ukiran nama yang diduga merupakan identitas keluarga almarhum, memberikan petunjuk penting mengenai ritual pemakaman mewah untuk seorang remaja laki-laki di masa lampau. **Penemuan Tak Terduga di Pemukiman Abad Pertengahan** Makam…

    Baca lebih lanjut…

  • Begini Cara Peneliti Deteksi Jejak Gempa Besar Sesar Aceh dalam Kurun 1.000 Tahun

    Bagaimana cara para ilmuwan memastikan Sesar Aceh masih aktif dan bahkan menentukan perkiraan waktu terjadinya gempa-gempa besar di masa lampau? Kunci jawabannya terletak pada disiplin ilmu khusus bernama paleoseismologi dan penerapan teknologi mutakhir yang dikombinasikan dengan penggalian parit dalam. Riset terdepan yang dipimpin Dr. Gayatri Indah Marliyani dari Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mengidentifikasi minimal…

    Baca lebih lanjut…

  • Bukan Mitos, Stres Memicu Kerontokan Rambut Parah

    Kerontokan rambut yang dapat menyebabkan kebotakan ternyata sering dipicu oleh tingkat stres yang tinggi. Selama ini, para ilmuwan mengalami kesulitan menunjukkan hubungan sebab-akibat yang meyakinkan antara stres dan kondisi autoimun tersebut. Kini, riset terbaru yang dimuat dalam jurnal Cell berhasil mengungkap keterkaitan ini melalui serangkaian eksperimen pada tikus. **Motivasi Penelitian** Ya-Chieh Hsu, ahli biologi regeneratif…

    Baca lebih lanjut…