• Baru Ditemukan, Anggrek dari Pegunungan Andes Sudah di Ambang Kepunahan

    Para ilmuwan baru saja menemukan spesies anggrek kecil di Pegunungan Andes, Kolombia, yang diberi nama ilmiah Lepanthes nasariana. Anggrek ini hidup di hutan dingin dan berkabut pada ketinggian sekitar 2.800-3.600 meter di atas permukaan laut. Ironisnya, spesies anggrek yang baru ditemukan ini sudah terancam punah. Perubahan iklim membuat habitat spesies penyuka udara dingin ini perlahan…

    Baca lebih lanjut…

  • Mengapa Hewan Punya Totol dan Belang?

    Berbagai macam corak dan pola bulu hewan telah lama menjadi teka-teki bagi para ilmuwan. Totol macan, belang harimau, belang zebra, dan pola-pola lainnya memiliki keunikan yang sulit dijelaskan secara ilmiah. Kini, sekelompok peneliti semakin dekat untuk menjawab pertanyaan mendasar: bagaimana hewan mendapatkan totol, belang, dan semua pola tersebut? **Alan Turing dan Teori Awal** Berdasarkan laporan…

    Baca lebih lanjut…

  • Buaya Bisa Telan Televisi, tapi Kenapa Ogah Makan Kapibara?

    Seekor buaya raksasa kembali memperlihatkan ironi perilaku makan predator puncak. Di Riau, buaya seberat 585 kilogram dengan panjang 5,7 meter ditemukan mati dengan perut berisi sampah plastik hingga pecahan tabung televisi. Kontras dengan perilaku ini, kerabat buaya di Amerika Selatan, kaiman, justru kerap menghindari mangsa alami yang mudah seperti kapibara. Kaiman merupakan jenis crocodilian yang…

    Baca lebih lanjut…

  • Banjir Sibolga, WALHI Desak Pemerintah Evaluasi Izin Tambang di Batang Toru

    Manajer Advokasi dan Kampanye WALHI Sumatera Utara, Jaka Damanik, mendesak pemerintah segera mengevaluasi izin-izin perusahaan yang beroperasi di ekosistem Batang Toru. Desakan ini dilontarkan menyusul dugaan kuat bahwa aktivitas industri ekstraktif menjadi penyebab utama bencana banjir bandang tahunan di Tapanuli dan sekitarnya. Jaka Damanik menyoroti perusahaan tambang, perkebunan, dan industri energi seperti PLTA sebagai kontributor…

    Baca lebih lanjut…