-
Jurassic Park Tidak Sepenuhnya Fiksi: Nyamuk Simpan DNA Banyak Hewan
Film Jurassic Park memang sarat dengan imajinasi berlebihan—mulai dari dinosaurus raksasa hingga perilaku berburu berkelompok yang dramatis. Namun, konsep utama mengambil DNA hewan dari nyamuk ternyata memiliki landasan ilmiah yang kuat. Riset terbaru dari University of Florida menunjukkan bahwa nyamuk benar-benar mampu menyimpan jejak DNA dari berbagai hewan yang darahnya mereka hisap. Lebih dari itu,…
-
Lukisan Gua Tertua di Dunia Ungkap Jalur Migrasi Awal Manusia di Asia
Temuan gambar cadas tertua di dunia di Sulawesi bukan sekadar pencapaian besar dalam sejarah seni prasejarah. Lebih dari itu, penemuan berusia setidaknya 67.800 tahun ini menjadi petunjuk krusial untuk menelusuri jalur migrasi manusia modern (Homo sapiens) di kawasan Asia–Pasifik—bahkan sebelum mereka menginjakkan kaki di Eropa. Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nature berjudul “Rock art…
-
Minum Kopi Lebih Banyak Tak Selalu Berarti Kafein Lebih Tinggi di Tubuh
Selama ini, banyak orang mengira semakin sering minum kopi, semakin tinggi pula kadar kafein di dalam tubuh. Namun, riset terbaru menunjukkan bahwa anggapan tersebut tidak selalu benar. Kuncinya bukan terletak pada jumlah cangkir kopi, melainkan pada bagaimana tubuh memproses kafein setelah masuk ke aliran darah. Sebuah penelitian yang dipimpin oleh para peneliti dari Karolinska Institutet…
-
Misteri Prototaxites: Raksasa Purba yang Ternyata Bukan Jamur, Bukan Pula Tumbuhan
Jauh sebelum hutan dan pepohonan mendominasi daratan Bumi, sebuah makhluk raksasa sudah lebih dulu menjulang di permukaan tanah yang masih gersang. Tingginya mencapai 8 meter, bentuknya menyerupai batang pohon silindris tanpa cabang, dan makhluk itu hidup sekitar 420–370 juta tahun lalu. Makhluk tersebut dikenal sebagai Prototaxites—salah satu organisme darat terbesar paling awal dalam sejarah Bumi.…