-
Batas Tektonik Afrika dan Asia Perlahan Menjauh, Ada Apa?
MESIR – Perbatasan tektonik antara Afrika dan Asia perlahan-lahan saling menjauh. Bukti terbaru menunjukkan bahwa sebuah retakan di dekat perbatasan kedua benua tersebut secara bertahap terpisah dengan kecepatan yang sangat lambat. Pergerakan ini terjadi di Teluk Suez Rift (Gulf of Suez Rift), sebuah patahan dalam di kerak bumi yang membentang di sepanjang jalur laut sempit…
-
Tata Surya Bergerak 3 Kali Lebih Cepat Bikin Pusing Ilmuwan Kosmologi
JAKARTA – Menurut model kosmologi standar, alam semesta seharusnya terlihat sama di segala arah, asalkan pengamatnya diam. Namun, karena Tata Surya bergerak, hal ini menciptakan efek yang dikenal sebagai dipole—sisi depan terlihat berbeda dari sisi belakang. Masalahnya, data terbaru menunjukkan bahwa Tata Surya bergerak jauh lebih cepat dari yang diperkirakan. Estimasi terbaru menggunakan pengamatan galaksi…
-
Ambon Diguncang Gempa M 5,8, Terasa hingga Papua Barat
JAKARTA – Gempa berkekuatan Magnitudo (M) 5,8 mengguncang wilayah Laut Banda, Maluku Tengah, pada Kamis, 20 November 2024 pukul 13.59.44 WIB. Meskipun berkekuatan cukup besar, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami. **Lokasi dan Karakteristik Gempa** Hasil analisis terbaru BMKG menunjukkan episenter gempabumi terletak pada koordinat 3,69° LS; 128,40° BT,…
-
Berkat Sisa Muntahan Dinosaurus yang Mengeras, Ilmuwan Temukan Spesies Baru Pterosaurus
BRASIL – Para paleontolog berhasil mengidentifikasi spesies baru pterosaurus—reptil terbang purba—dari sisa-sisa fosil yang ditemukan di dalam muntahan dinosaurus yang telah mengeras. Penemuan spektakuler ini memberikan gambaran langsung tentang interaksi ekosistem purba 110 juta tahun silam. **Reptil Terbang Bergigi Sisir** Spesies baru ini diberi nama Bakiribu waridza, yang bermakna “mulut sisir” dalam bahasa suku Kariri,…