• Apa yang Terjadi Jika Matahari Tiba-Tiba Menghilang dari Tata Surya

    Sejak terbentuk sekitar 4,6 miliar tahun lalu, Matahari telah menjadi pusat dari segala dinamika di tata surya—termasuk kehidupan di Bumi. Ia lahir dari runtuhnya awan gas dan debu raksasa yang berputar, lalu memadat hingga suhu di intinya mencapai sekitar 15 juta derajat Celsius. Dari sisa material pembentukan itu, terbentuklah planet-planet, termasuk Bumi. Sejak awal, Bumi…

    Baca lebih lanjut…

  • Membaca Alam dari Capung yang Terbang

    Di atas permukaan sawah, kolam, atau aliran sungai yang jernih, capung sering terlihat beterbangan dengan gerakan lincah. Bagi sebagian orang, kehadirannya mungkin sekadar hiasan alam. Namun bagi para ilmuwan, capung adalah “penjaga sunyi” yang membawa pesan penting: kondisi lingkungan di sekitarnya. Capung bukan hanya serangga biasa. Ia dikenal sebagai bioindikator, organisme yang keberadaannya dapat mencerminkan…

    Baca lebih lanjut…

  • Ada ‘Rongga Radiasi’ di Dekat Bulan, Bisa Ubah Cara Manusia Menjelajah Luar Angkasa

    Para ilmuwan menemukan sesuatu yang tak terduga di ruang antara Bumi dan Bulan: sebuah “rongga” atau area dengan tingkat radiasi kosmik yang lebih rendah. Temuan ini bukan sekadar anomali ilmiah, tetapi berpotensi mengubah strategi eksplorasi manusia ke Bulan di masa depan. Penelitian ini menggunakan data dari wahana pendarat Chang’e-4 milik China, dan dipublikasikan dalam jurnal…

    Baca lebih lanjut…

  • Selera Manusia dan Hewan Soal “Suara Rayuan” Ternyata Sama

    Bayangkan kicauan burung yang merdu, warna cerah sayap kupu-kupu, atau aroma manis bunga. Semua itu sebenarnya bukan sekadar indah bagi manusia—melainkan bagian dari strategi alam untuk menarik pasangan. Menariknya, penelitian terbaru menemukan bahwa manusia ternyata menyukai sinyal-sinyal ini dengan cara yang mirip seperti hewan itu sendiri. Sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Science mengungkap fakta…

    Baca lebih lanjut…