-
Lubang Hitam di Pusat Bima Sakti Bisa Jadi Bukan Lubang Hitam
Selama puluhan tahun, pusat Galaksi Bima Sakti diyakini dihuni oleh sebuah lubang hitam supermasif bernama Sagittarius A*. Keyakinan ini terutama didasarkan pada pengamatan gerak bintang-bintang di sekitarnya yang melaju dengan kecepatan ekstrem, mencapai ribuan kilometer per detik. Namun, sebuah studi terbaru menawarkan kemungkinan yang jauh lebih mengejutkan: objek raksasa di pusat galaksi kita mungkin bukan…
-
Meteorit Mars Black Beauty Simpan Air Purba dalam Jumlah Mengejutkan
Sebuah meteorit legendaris asal Mars kembali mengungkap rahasia penting tentang masa lalu Planet Merah. Riset terbaru menunjukkan bahwa meteorit bernama Black Beauty ternyata menyimpan jauh lebih banyak air purba dibandingkan perkiraan para ilmuwan sebelumnya. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa Mars di masa lampau pernah menjadi dunia yang basah—dan mungkin ramah bagi kehidupan. Black Beauty, atau…
-
Lalat Lentera Tutul Menginvasi AS, Setelah Berevolusi di China
Invasi spotted lanternfly atau lalat lentera tutul di Amerika Serikat berlangsung cepat dan semakin mengkhawatirkan. Serangga invasif ini kini telah menyebar ke hampir 20 negara bagian di wilayah timur AS. Namun pertanyaan besarnya adalah: mengapa spesies ini begitu cepat beradaptasi dan sulit dikendalikan? Penelitian terbaru memberikan petunjuk penting. Jawabannya mungkin berawal jauh sebelum serangga ini…
-
Buaya Air Asin Pernah Menyeberangi Samudra Hindia hingga Seychelles, Sebelum Punah Akibat Manusia
Bayangkan seekor buaya berenang menembus luasnya Samudra Hindia, melintasi ribuan kilometer laut terbuka. Kedengarannya mustahil, tetapi penelitian DNA terbaru membuktikan bahwa hal itu benar-benar pernah terjadi. Sebuah studi genetika mengungkap bahwa buaya air asin (Crocodylus porosus) pernah menghuni Kepulauan Seychelles, sebuah gugusan pulau terpencil di Samudra Hindia bagian barat. Menariknya, populasi ini bukan buaya Nil…