-
Beda Kota Beda Sumber Polusi, BRIN Petakan Karakter Unik PM2.5 di 3 Kota Besar
Strategi penanganan polusi udara di Indonesia tidak boleh disamaratakan antarwilayah. Riset terbaru dari Badan Riset dan Inovasi Nasional menunjukkan bahwa setiap kota besar, seperti Jakarta, Bandung, dan Tangerang, memiliki karakteristik bentuk partikel serta sumber emisi pencemar dominan yang berbeda-beda. Partikulat halus atau PM2.5 telah menjadi salah satu masalah serius di kota-kota besar Indonesia, khususnya di…
-
Misteri Patahan Gofar: Mengapa Gempa M 6 di Lepas Pantai Ekuador Terjadi bak Jam Dinding?
Misteri mengapa beberapa jaringan patahan bawah laut jarang memicu gempa megathrust yang merusak akhirnya terpecahkan. Tim ilmuwan internasional berhasil menemukan mekanisme “rem” alami di kedalaman laut yang secara konsisten mampu menahan gempa bumi agar tidak berkembang menjadi bencana katastrofik. Selama lebih dari 30 tahun, sebuah garis patahan yang berada jauh di bawah Samudra Pasifik bagian…
-
Sungai di Dunia Kehilangan Oksigen akibat Perubahan Iklim, Wilayah Tropis Paling Terancam
Dampak krisis iklim global semakin nyata merusak ekosistem perairan darat. Studi terbaru yang terbit dalam jurnal Science Advances pada Mei lalu mengungkap bahwa sungai-sungai di seluruh dunia mengalami penurunan kandungan oksigen terlarut dalam level yang mengkhawatirkan, dengan wilayah sungai tropis menjadi korban terdampak paling parah. Fenomena deoksigenasi yang meluas dan berkelanjutan ini dilaporkan telah mengganggu…
-
Mengapa Penyakit Malaria di Indonesia Sulit Dikendalikan? Ini Penjelasan Pakar UGM
Karakteristik geografis dan kondisi lingkungan di berbagai wilayah Indonesia menjadi faktor utama yang membuat penyakit malaria sulit dikendalikan. Keberadaan genangan air jernih dan curah hujan tinggi terus mendukung perkembangbiakan nyamuk Anopheles selaku vektor penular. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan kasus malaria di Indonesia mengalami fluktuasi signifikan. Kondisi ini memerlukan penanganan serius dan dukungan dari berbagai…