narasi.siapabilang

  • Beranda
  • Katalog
    • Buku
    • Audio
    • Video
    • Opini
    • Penulis
    • Editor
  • Narasi
  • Tak Cuma Enak, Nutrisi Burung Ruak-ruak Lebih Tinggi Dibanding Puyuh dan Ayam

    12/05/2026

    Ditulis oleh:

    Narator

    Burung kareo padi (Amaurornis phoenicurus) atau yang lebih populer dikenal sebagai burung ruak-ruak, ternyata menyimpan potensi besar sebagai bahan pangan fungsional. Daging burung ini telah lama menjadi kuliner legendaris, terutama di Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara. Riset terbaru dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kini berhasil mengungkap alasan ilmiah di balik cita rasa gurih…

    Baca lebih lanjut…

  • Misteri Genetik Terpecahkan, Penguin Gentoo Kini Resmi Terbagi Menjadi 4 Spesies Berbeda

    12/05/2026

    Ditulis oleh:

    Narator

    Selama lebih dari satu abad, dunia sains meyakini hanya ada satu spesies penguin Gentoo di dunia. Namun, penelitian terbaru mematahkan anggapan tersebut. Para ilmuwan kini mengusulkan agar penguin Gentoo dibagi menjadi empat spesies yang berbeda, termasuk penemuan satu spesies yang benar-benar baru. Temuan ini menjadi momen bersejarah karena menandai penemuan spesies penguin baru pertama yang…

    Baca lebih lanjut…

  • Penampakan Jejak Kaki 70 Cm di Saizhurakh, Bukti Konvoi Dinosaurus 120 Juta Tahun Lalu

    12/05/2026

    Ditulis oleh:

    Narator

    Misteri lokasi jejak kaki dinosaurus raksasa yang dilaporkan pertama kali pada tahun 1950 di utara Mongolia akhirnya terpecahkan. Setelah tujuh dekade tersembunyi karena dokumentasi yang minim, para peneliti berhasil menemukan kembali 31 jejak kaki masif yang berasal dari periode Kapur Awal. Situs jejak kaki dinosaurus raksasa di wilayah utara Mongolia berhasil ditemukan kembali setelah dinyatakan…

    Baca lebih lanjut…

  • Bahaya Mikroplastik: dari Sampah di Laut hingga Masuk ke Tubuh Manusia

    11/05/2026

    Ditulis oleh:

    Narator

    Ancaman mikroplastik di lingkungan laut Indonesia kini berada pada level yang mengkhawatirkan. Partikel plastik berukuran kurang dari lima milimeter ini tidak lagi hanya mengapung di permukaan air, tetapi telah menyebar ke daratan, udara, hingga masuk ke dalam rantai makanan manusia. Pakar kelautan dari BRIN, Prof. Muhammad Reza Cordova, menegaskan bahwa laut sebenarnya bukan sumber pencemaran,…

    Baca lebih lanjut…

«Sebelumnya Selanjutnya»

Aku Senang Ada: Bintang dan Bulan

Apa yang Diharapkan Rel Kereta Api

Breaking the Spell: Agama sebagai Fenomena Alam

  • Beranda
  • Katalog
    • Buku
    • Audio
    • Video
    • Opini
    • Penulis
    • Editor
  • Narasi

Kepustakaan Populer Gramedia

216.73.216.216

  • Facebook
  • Twitter
  • YouTube
  • Instagram
  • TikTok