-
Tikus Laboratorium yang “Menghirup Alam” Lebih Tenang: Alarm bagi Riset Biomedis
Ungkapan populer di internet seperti “touch grass”—yang kerap dipakai untuk menyarankan seseorang agar keluar rumah demi menenangkan pikiran—ternyata tidak sepenuhnya sekadar candaan. Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa saran tersebut memiliki dasar ilmiah, setidaknya pada tikus laboratorium. Riset yang dipublikasikan pada Desember lalu di jurnal Current Biology menemukan bahwa tikus yang hidup di lingkungan alami luar…
-
Mindful Walking: Seni Berjalan Pelan di Tengah Hidup yang Serba Cepat
Di tengah ritme kehidupan modern yang menuntut kita terus bergerak, produktif, dan “online” hampir sepanjang hari, banyak orang mulai merasa kehilangan satu hal paling mendasar: hadir sepenuhnya di momen sekarang. Ironisnya, justru saat merasa tertekan, cemas, atau “penuh” oleh tumpukan pikiran, tubuh sering memberi sinyal paling sederhana: keluar sebentar dan berjalan. Dan memang, ada alasan…
-
Dinosaurus Raksasa Baru Ditemukan di Argentina, Hidup 83 Juta Tahun Lalu
Para paleontolog kembali membuat kejutan dari wilayah Patagonia utara, Argentina. Tim peneliti berhasil mengidentifikasi spesies dan genus baru dinosaurus sauropoda raksasa yang hidup pada periode Kapur Akhir, yakni Yeneen houssayi. Dinosaurus ini merupakan anggota kelompok Titanosauria yang terkenal dengan tubuh besar dan leher panjangnya. Penemuan ini menambah daftar panjang dinosaurus raksasa yang pernah menghuni belahan…
-
Jurassic Park Tidak Sepenuhnya Fiksi: Nyamuk Simpan DNA Banyak Hewan
Film Jurassic Park memang sarat dengan imajinasi berlebihan—mulai dari dinosaurus raksasa hingga perilaku berburu berkelompok yang dramatis. Namun, konsep utama mengambil DNA hewan dari nyamuk ternyata memiliki landasan ilmiah yang kuat. Riset terbaru dari University of Florida menunjukkan bahwa nyamuk benar-benar mampu menyimpan jejak DNA dari berbagai hewan yang darahnya mereka hisap. Lebih dari itu,…