-
DNA Neanderthal Masih Hidup di Otak Kita, Pakar Ungkap Kaitan dengan Skizofrenia
Sekitar 40.000 tahun silam, nenek moyang manusia modern melakukan perkawinan silang dengan Neanderthal, mewariskan jejak genetik permanen hingga kini. Riset terbaru menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar materi genetik tersebut telah hilang melalui seleksi alam, sisa-sisa DNA Neanderthal masih aktif membentuk struktur otak manusia saat ini sekaligus memengaruhi risiko gangguan kejiwaan seperti depresi dan skizofrenia. **Mengapa…
-
Beruang Kutub Mulai Makan Telur Burung dan Lebih Gemuk, Cukupkah Melawan Perubahan Iklim?
Pemandangan mengejutkan terekam di Kepulauan Svalbard, Norwegia. Beruang kutub yang biasanya berburu anjing laut di atas es kini terlihat melahap ratusan telur burung dan tampak lebih sehat dari sebelumnya. Fenomena ini memunculkan pertanyaan besar bagi para ilmuwan: mampukah hewan ikonik ini beradaptasi cukup cepat sebelum habitat es mereka benar-benar hilang akibat krisis iklim? **Anomali di…
-
Mirip Manusia, Simpanse Gunakan Strategi Perang Terorganisir demi Wilayah
Konflik sosial yang selama ini identik dengan manusia ternyata juga terjadi di dunia satwa dengan cara yang mengejutkan. Di Taman Nasional Kibale, Uganda, fenomena “perang saudara” antarkelompok simpanse terdeteksi memicu penurunan populasi secara drastis. **Kemiripan Genetik dengan Manusia** Fenomena ini mengungkap sisi gelap simpanse yang memiliki kemiripan perilaku sosial sangat dekat dengan manusia, termasuk dalam…
-
Komet PanSTARRS Capai Titik Terang Minggu Ini, Pakar Jelaskan Cara Melihatnya
Kehadiran Komet PanSTARRS (C/2025 R3) menjadi daya tarik bagi para pecinta astronomi di seluruh dunia. Komet ini memiliki periode orbital yang luar biasa panjang, yakni mencapai 170.000 tahun. Artinya, terakhir kali ia melintas, manusia purba mungkin baru saja mulai menyebar di muka Bumi. **Asal dari Tepian Tata Surya** Pengamat luar angkasa dari lembaga Ekliptika, Marufin…