• Meteorit Mars Black Beauty Simpan Air Purba dalam Jumlah Mengejutkan

    Sebuah meteorit legendaris asal Mars kembali mengungkap rahasia penting tentang masa lalu Planet Merah. Riset terbaru menunjukkan bahwa meteorit bernama Black Beauty ternyata menyimpan jauh lebih banyak air purba dibandingkan perkiraan para ilmuwan sebelumnya. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa Mars di masa lampau pernah menjadi dunia yang basah—dan mungkin ramah bagi kehidupan. Black Beauty, atau…

    Baca lebih lanjut…

  • Lalat Lentera Tutul Menginvasi AS, Setelah Berevolusi di China

    Invasi spotted lanternfly atau lalat lentera tutul di Amerika Serikat berlangsung cepat dan semakin mengkhawatirkan. Serangga invasif ini kini telah menyebar ke hampir 20 negara bagian di wilayah timur AS. Namun pertanyaan besarnya adalah: mengapa spesies ini begitu cepat beradaptasi dan sulit dikendalikan? Penelitian terbaru memberikan petunjuk penting. Jawabannya mungkin berawal jauh sebelum serangga ini…

    Baca lebih lanjut…

  • Buaya Air Asin Pernah Menyeberangi Samudra Hindia hingga Seychelles, Sebelum Punah Akibat Manusia

    Bayangkan seekor buaya berenang menembus luasnya Samudra Hindia, melintasi ribuan kilometer laut terbuka. Kedengarannya mustahil, tetapi penelitian DNA terbaru membuktikan bahwa hal itu benar-benar pernah terjadi. Sebuah studi genetika mengungkap bahwa buaya air asin (Crocodylus porosus) pernah menghuni Kepulauan Seychelles, sebuah gugusan pulau terpencil di Samudra Hindia bagian barat. Menariknya, populasi ini bukan buaya Nil…

    Baca lebih lanjut…

  • Potensi Malapari: Energi Hijau Lahan Kering dan Pesisir

    Tanaman malapari (Pongamia pinnata) yang dikenal dengan berbagai nama lokal seperti mempari, kacang kayu laut, kranji, bangkong, hingga butis dan sikam, merupakan pohon pantai yang menyimpan potensi besar bagi masa depan energi dan lingkungan. Tumbuhan asli yang banyak dijumpai di wilayah kering dan pesisir Nusa Tenggara Timur ini menunjukkan daya adaptasi luar biasa di lahan…

    Baca lebih lanjut…