narasi.siapabilang

  • Beranda
  • Katalog
    • Buku
    • Audio
    • Video
    • Opini
    • Penulis
    • Editor
  • Narasi
  • Fosil Ganja Tertua di Dunia Ditemukan: Berusia 56 Juta Tahun, Jauh Sebelum Ada Manusia

    22/04/2026

    Ditulis oleh:

    Narator

    Sebuah fosil yang tersimpan hampir 150 tahun di koleksi museum baru-baru ini mengguncang dunia botani. Relik prasejarah yang berasal dari periode Eosen Awal ini diidentifikasi sebagai fosil tanaman ganja tertua di dunia, dengan usia mencapai 56 juta tahun. Temuan ini tidak hanya melipatgandakan estimasi usia genus tersebut, tetapi juga menulis ulang sejarah asal-usul tanaman yang…

    Baca lebih lanjut…

  • “Bayangan” Raksasa di Mars Terus Meluas Selama 50 Tahun, Bikin Ilmuwan Bingung

    22/04/2026

    Ditulis oleh:

    Narator

    Sebuah “bayangan” gelap raksasa terpantau terus merambat di permukaan Mars selama lima dekade terakhir. Citra terkini dari wahana antariksa Mars Express milik European Space Agency mengungkap bahwa noda hitam di kawasan Utopia Planitia ini telah berkembang secara dramatis sejak pertama kali diabadikan oleh misi Viking NASA pada 1976. **Material Vulkanik Berusia Jutaan Tahun** Di wilayah…

    Baca lebih lanjut…

  • Puncak Hujan Meteor Lyrid 22-23 April 2026, Bisakah Diamati di Indonesia?

    22/04/2026

    Ditulis oleh:

    Narator

    Fenomena hujan meteor Lyrid akan mencapai fase puncaknya pada Rabu (22/4/2026) hingga Kamis (23/4/2026) dini hari. Hujan meteor Lyrid merupakan salah satu fenomena astronomi yang terjadi setiap tahun. Pada 2026 ini, hujan meteor tersebut aktif pada 16-25 April 2026. **Intensitas Meteor yang Mengesankan** Hujan meteor Lyrid rata-rata mampu menghasilkan 15 hingga 20 meteor per jam.…

    Baca lebih lanjut…

  • Fenomena Langit Malam Ini: Puncak Hujan Meteor Lyrid Dini Hari Nanti

    22/04/2026

    Ditulis oleh:

    Narator

    Para pengamat astronomi di Indonesia dapat menyaksikan fenomena hujan meteor Lyrid yang dijadwalkan mencapai intensitas tertinggi pada dini hari ini. Dalam kondisi langit cerah dan minim polusi cahaya, pengamat berpeluang melihat hingga 20 meteor per jam, termasuk kemungkinan kilatan cahaya sangat terang yang dikenal sebagai fireball. “Meskipun hujan meteor ini berlangsung hingga 25 April, malam…

    Baca lebih lanjut…

«Sebelumnya Selanjutnya»

Aku Senang Ada: Bintang dan Bulan

Apa yang Diharapkan Rel Kereta Api

Breaking the Spell: Agama sebagai Fenomena Alam

  • Beranda
  • Katalog
    • Buku
    • Audio
    • Video
    • Opini
    • Penulis
    • Editor
  • Narasi

Kepustakaan Populer Gramedia

216.73.216.108

  • Facebook
  • Twitter
  • YouTube
  • Instagram
  • TikTok