narasi.siapabilang

  • Beranda
  • Katalog
    • Buku
    • Audio
    • Video
    • Opini
    • Penulis
    • Editor
  • Narasi
  • Dunia Kehilangan Hutan Setara 18 Lapangan Bola per Menit, Ini Dampak Deforestasi

    13/12/2025

    Ditulis oleh:

    Narator

    Hutan menutupi hampir sepertiga daratan planet ini dan menjadi rumah bagi sebagian besar kehidupan di Bumi. Selain menjadi sumber vital yang menopang mata pencaharian miliaran orang, hutan berperan sebagai benteng pertama bagi kesehatan manusia dan mitigasi perubahan iklim. Namun, manfaat krusial ini terancam oleh dua fenomena berbahaya: deforestasi (penggundulan hutan permanen) dan degradasi hutan. Secara…

    Baca lebih lanjut…

  • Kritik Pakar UGM Soal Pembangunan Ekstraktif: Banjir Sumatera Bukti Lemahnya Daya Dukung Lingkungan

    13/12/2025

    Ditulis oleh:

    Narator

    Bencana banjir dan tanah longsor hebat yang menerjang sebagian besar Sumatera menjadi sorotan tajam terhadap model pembangunan di Indonesia. BNPB mencatat jumlah korban jiwa akibat bencana di Sumatera Utara dan Aceh meningkat menjadi 995 jiwa hingga Jumat (13/12/2024), dengan total kerugian ekonomi diperkirakan mencapai Rp 68,67 triliun. Angka kerugian masif ini jauh melampaui pendapatan negara…

    Baca lebih lanjut…

  • Bagaimana Burung yang Tak Bisa Terbang Ini Hidup di Pulau Terpencil Samudera Atlantik?

    13/12/2025

    Ditulis oleh:

    Narator

    Burung terkecil dunia yang tidak dapat terbang menjalani kehidupannya di Pulau Inaccessible, sebuah pulau terpencil di tengah Samudera Atlantik Selatan. Pulau ini merupakan bagian dari teritorial Saint Helena, Ascension, dan Tristan da Cunha, yang terletak sekitar 2.800 kilometer dari daratan terdekat, Afrika Selatan. Riset yang dipublikasikan pada 2019 dalam jurnal Molecular Phylogenetics and Evolution mengungkap…

    Baca lebih lanjut…

  • Guru Besar UNAIR Kembangkan Aenose, Alat Canggih Penentu Kualitas Pangan Mirip Hidung Manusia

    13/12/2025

    Ditulis oleh:

    Narator

    Profesor Suryani Dyah Astuti dari Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil menciptakan perangkat deteksi dini kesegaran bahan pangan berbasis kecerdasan buatan yang diberi nama Aenose. Inovasi ini berawal dari ketertarikan terhadap keberhasilan teknologi e-nose buatan Universitas Gadjah Mada yang digunakan untuk mendeteksi Covid-19 sejak dini. “Kami tertarik untuk mengaplikasikan E-Nose atau Electronic Nose…

    Baca lebih lanjut…

«Sebelumnya Selanjutnya»

200 Tahun Tambora

Buku Teks tentang Penilaian Skala Besar Pencapaian Pendidikan

Inovasi Birokrasi: Membuat Kerja Lebih Bermakna

Kita Pergi Hari Ini

Potret Pendoedoek di Djawa Tempo Doeloe

Nat Geo: Teka-teki Kosmik

12…5»
  • Beranda
  • Katalog
    • Buku
    • Audio
    • Video
    • Opini
    • Penulis
    • Editor
  • Narasi

Kepustakaan Populer Gramedia

216.73.216.59

  • Facebook
  • Twitter
  • YouTube
  • Instagram
  • TikTok