China Temukan Mega Deposit Lithium, Mengapa Ini Penting Bagi Dunia?

China mengumumkan penemuan deposit bijih lithium dalam jumlah sangat besar sekitar 540 juta ton di Hunan tengah, yang secara signifikan dapat mengubah peta pasokan energi global. Penemuan harta karun geologi ini berpotensi bernilai miliaran dolar dan diharapkan menjadi tulang punggung penting bagi pasokan material dan baterai di kawasan tersebut.

**Cadangan Strategis di Jijiaoshan**

Menurut laporan departemen sumber daya alam Hunan, deposit besar di area pertambangan Jijiaoshan, Chenzhou, mengandung sekitar 1,44 juta ton pendek lithium oksida.

Penemuan ini sangat penting karena menempatkan cadangan lithium China kini mencakup sekitar 16,5 persen dari total global, menjadikannya yang kedua terbesar di dunia setelah Chili.

**Mengurangi Ketergantungan Impor**

Meningkatnya pasokan domestik dapat mengurangi kesenjangan antara penambangan dalam negeri dan pemrosesan pada skala besar.

Penelitian eksplorasi geologi ini dipimpin oleh Xu Yiming, seorang profesor di Institute of Hunan Province.

“Cadangan yang baru teridentifikasi ini akan memberikan keamanan sumber daya strategis bagi industri energi baru di Chenzhou,” kata Yiming.

**Potensi Polimetalik Bernilai Tinggi**

Pernyataan ini menggarisbawahi rencana lokal untuk pasokan hulu yang akan disalurkan ke pabrik katoda dan baterai di dekatnya.

Selain lithium, bijih ini juga mengandung rubidium, tungsten, dan timah, yang menunjukkan sistem polimetalik—artinya biaya dapat disebar ke beberapa produk berharga lainnya.

**Keunggulan Batuan Keras vs Brine**

Bijih lithium yang ditemukan ini berjenis altered granite-type, yaitu batuan keras di mana lithium terbentuk di dalam granit yang diubah secara kimiawi. Jenis batuan keras (hard rock) ini menawarkan keunggulan dalam rantai pasok.

**Batuan Keras**: Penambangan batuan keras memungkinkan jadwal yang lebih stabil dan teratur karena pabrik dapat beroperasi tanpa tergantung pada curah hujan. Proses ini melibatkan penghancuran, konsentrasi, dan konversi kimiawi.

**Brine (Air Garam)**: Proyek air garam seperti di Amerika Selatan mengandalkan pemompaan air tanah asin ke permukaan, diikuti oleh proses evaporasi yang memakan waktu berbulan-bulan sebelum pemrosesan.

**Prediktabilitas Pasokan**

Penyuling sangat menghargai pasokan yang dapat diprediksi. Operasi batuan keras dapat menyesuaikan hasil tambang agar sesuai dengan kontrak, yang sangat penting bagi pabrik yang merencanakan pengiriman bulanan tetap.

**Memperkuat Dominasi Global**

Meskipun baru menduduki peringkat kedua dalam cadangan, China telah mendominasi pemrosesan midstream (konversi kimiawi yang mengubah bijih menjadi bahan kimia tingkat baterai), dengan pangsa global sekitar 70-75 persen.

Lebih banyak bijih dalam negeri akan memperkuat keunggulan ini. Rantai terintegrasi dari tambang ke pabrik sering kali mengurangi kerugian dan penundaan, yang dapat meningkatkan kontrol kualitas karena sumber bahan baku lebih dekat ke pabrik penyulingan.

**Tantangan dan Ketidakpastian**

Pada tahap ini, jumlah sumber daya yang dilaporkan masih bersifat estimasi di dalam tanah dan belum terbukti dapat ditambang. Ada beberapa risiko dan ketidakpastian:

**Metalurgi**: Lithium dalam batuan kaya mika dapat membutuhkan proses pemanggangan atau pelindian yang meningkatkan biaya dan kompleksitas.

**Volatilitas Harga**: Harga lithium tetap volatil karena permintaan kendaraan listrik naik turun. Pasokan baru dapat membantu menstabilkan harga, tetapi waktu dan campuran produk masih penting.

**Dampak Lingkungan**: Praktik lingkungan akan menjadi pertanyaan utama. Desain yang mendaur ulang air dan mengontrol debu sangat penting untuk mengurangi dampak terhadap masyarakat.

**Pengembangan Model 3D**

Para ahli geologi akan menyempurnakan model tiga dimensi dari deposit bijih. Model yang lebih baik memandu penambangan selektif dan membantu mempertahankan kadar dari waktu ke waktu.

Namun, pasokan baru ini diharapkan dapat “membeli waktu” bagi pengembang untuk meningkatkan skala pabrik daur ulang yang memulihkan lithium dari baterai bekas.

**Implikasi Geopolitik**

Penemuan ini dapat mengubah dinamika perdagangan lithium global. China yang sebelumnya bergantung pada impor dari Australia dan Amerika Latin, kini memiliki sumber daya yang lebih mandiri.

**Teknologi Ekstraksi**

Pengembangan teknologi ekstraksi yang efisien menjadi kunci sukses pemanfaatan deposit ini. Proses yang lebih ramah lingkungan dan hemat energi akan menentukan kelayakan ekonomi jangka panjang.

**Timeline Produksi**

Meskipun deposit telah ditemukan, perlu waktu bertahun-tahun untuk mengembangkan infrastruktur penambangan dan pemrosesan yang diperlukan untuk mengubah sumber daya ini menjadi pasokan yang dapat diandalkan.

**Dampak terhadap Pasar Global**

Masuknya pasokan lithium China yang besar ke pasar global dapat mempengaruhi harga komoditas dan mengubah pola perdagangan internasional, terutama dalam industri baterai kendaraan listrik.

**Strategi Jangka Panjang**

Penemuan ini sejalan dengan strategi China untuk mendominasi rantai nilai energi terbarukan, dari bahan baku hingga produk jadi, sebagai bagian dari ambisi menjadi pemimpin global dalam transisi energi.


Sumber: Kompas.com


Buku Terkait:

National Geographic: Batupedia

Seri Nat Geo: Mengapa Tidak? 1.111 Jawaban Beraneka Pertanyaan