Studi Terbaru: Dinosaurus Muncul 10 Juta Tahun Lebih Awal dari Dugaan Semula

Penelitian terbaru mengungkap temuan mengejutkan tentang asal-usul dinosaurus. Para ilmuwan kini meyakini bahwa kelompok reptil raksasa ini sudah muncul sejak 250 hingga 240 juta tahun lampau, atau sekitar 10 juta tahun sebelum fosil dinosaurus tertua yang pernah ditemukan.

Selama ini, fosil yang diakui sebagai “dinosaurus sejati” berasal dari periode 230-233 juta tahun lalu. Namun, keragaman fosil awal tersebut menunjukkan bahwa leluhur pertama dinosaurus pasti hidup jauh sebelumnya untuk memberikan waktu evolusi menjadi berbagai cabang keluarga.

**Metode Analisis Filogenetik**

Chase Brownstein, kandidat PhD dari Universitas Yale, bersama Dr. Christopher Griffin dari Universitas Princeton, menggunakan analisis filogenetik berbasis Bayesian untuk mengukur keragaman fosil-fosil awal. Mereka mengkaji bentuk dan ukuran tulang hingga ciri fisik spesifik seperti tanduk.

Melalui ekstrapolasi laju diversifikasi ke masa lampau, tim menyimpulkan bahwa dinosaurus pertama muncul di periode Trias, jauh lebih dini dari catatan fosil yang ada.

“Pola yang kami simpulkan konsisten dengan ekspektasi di bawah skenario radiasi evolusioner, di mana garis keturunan yang berbeda secara ekologis mendiversifikasi diri dengan cepat dari satu nenek moyang yang sama,” tulis Brownstein dan Griffin dalam laporan mereka dikutip IFL Science.

**Teka-teki Fosil yang Hilang**

Pertanyaan besar yang muncul: jika mereka sudah ada, di mana fosilnya? Para peneliti menduga dinosaurus awal kemungkinan hidup di lingkungan yang tidak mendukung proses pengawetan fosil, atau di lokasi yang belum dijamah ekskavasi manusia.

Hingga sekitar 234 juta tahun lalu, superbenua Pangea memiliki wilayah-wilayah gersang yang mungkin membatasi jangkauan dinosaurus awal di wilayah selatan yang terbatas. Setelah iklim menjadi jauh lebih basah, populasi mereka meledak dan menyebar.

Meski fosil tulang belum ditemukan, para peneliti mencatat bahwa jejak kaki yang ditemukan dari sekitar 250 juta tahun lalu kemungkinan besar dibuat oleh dinosaurus atau kerabat dekatnya.

**Tantangan untuk Teori Lama**

Meskipun hasil penelitian memberikan tingkat kepercayaan tinggi melalui konsistensi data dari empat cabang besar dinosaurus (sauropoda, theropoda, ornithischia, dan herrerasaurs), Brownstein dan Griffin mengakui masih ada misteri tersisa.

Mereka belum mengetahui secara pasti apa yang memicu dinosaurus berevolusi dan kemudian terbelah menjadi garis keturunan utama hanya dalam waktu 5 juta tahun. Selain itu, banyak penjelasan tradisional mengenai kemunculan dinosaurus dianggap tidak selaras dengan garis waktu baru yang diusulkan.

Studi mendalam ini telah diterbitkan secara terbuka di jurnal ilmiah The Royal Society Proceedings B: Biological Sciences.


Sumber: Kompas.com


Buku Terkait:

1000 Fakta tentang Dinosaurus

Ensiklopedia Saintis Cilik: Dinosaurus