-
Fosil Platipus Berusia 25 Juta Tahun Ditemukan, Punya Gigi Tajam Buat Makan Kerang
Paleontolog dari Flinders University berhasil mengungkap rahasia evolusi platipus melalui penemuan fosil berusia 25 juta tahun. Fosil platipus dewasa yang ditemukan di pedalaman Australia Selatan ini memiliki deretan gigi lengkap—fitur yang telah hilang pada platipus modern saat ini. Penemuan ini memberikan perspektif baru mengenai cara nenek moyang mamalia petelur ini beradaptasi dengan lingkungan yang sangat…
-
Punah pada 1627, Auroch si Moyang Sapi Bakal Dihidupkan Lagi
Tahun 1627 menandai berakhirnya sebuah era ketika individu Aurochs terakhir di dunia mati di Hutan Jaktorów, Polandia. Spesies sapi liar raksasa yang pernah mendominasi daratan Eurasia ini dinyatakan punah sepenuhnya. Kini, hampir 400 tahun kemudian, sekelompok ilmuwan ambisius berupaya melawan sejarah dengan mencoba “menghidupkan kembali” raksasa bertanduk ini melalui rekayasa genetika dan pembiakan selektif. Aurochs…
-
Acheulean, Fase Budaya Terlama Manusia yang Bertahan 1,75 Juta Tahun
Sekitar dua juta tahun silam di Afrika, hominin prasejarah menciptakan revolusi teknologi yang mengubah perjalanan sejarah manusia. Mereka mengembangkan teknologi alat batu yang jauh melampaui apa pun sebelumnya, kini dikenal sebagai teknokompleks Acheulean. Budaya primordial ini kemudian menyebar ke seluruh Eropa dan Asia, menjadi industri dominan selama 1,75 juta tahun—fase budaya terpanjang dalam sejarah garis…
-
Simpanse Ternyata Bisa Memprediksi Cuaca, Ini Buktinya
Penelitian terbaru terhadap komunitas simpanse di pegunungan Rwanda mengungkap kemampuan mengejutkan kerabat terdekat manusia tersebut. Selain membangun sarang untuk tidur, simpanse ternyata dapat memprediksi kondisi cuaca lokal dan menyesuaikan konstruksi sarang mereka. Temuan ini menunjukkan bahwa simpanse bertindak berdasarkan pandangan ke depan, bukan sekadar bereaksi terhadap kondisi cuaca saat sarang dibuat. Hassan Al-Razi, mahasiswa PhD…