-
Paus Langka di Hawaii Kritis, Kehilangan 226 Kg dalam 10 Minggu
Studi pertama menggunakan drone pada false killer whale Hawaii mengungkap kondisi tubuh yang mengkhawatirkan—satu individu kehilangan 226 kg hanya dalam 10 minggu, sementara populasi terus menyusut 3,5 persen setiap tahunnya. Bagaimana cara memantau kesehatan mamalia laut liar yang hidup jauh di tengah samudra? Bagi para peneliti di Hawaii, jawabannya adalah drone—dan apa yang mereka temukan…
-
Terisolasi di Pulau Terpencil, Burung Wren Berevolusi Jadi Lebih Besar
Penelitian terbaru mengungkap bahwa burung wren di pulau-pulau terpencil Skotlandia berevolusi dengan kecepatan luar biasa hingga hampir menjadi spesies tersendiri—dengan berat tubuh dua kali lipat dan nyanyian berbeda dari kerabatnya di daratan. Di kepulauan terpencil yang tersapu angin di ujung utara Skotlandia, fenomena luar biasa tengah berlangsung: burung-burung kecil pemakan serangga mengalami perubahan dramatis, membentuk…
-
Pandemi Covid-19 Ungkap Cara Satwa Liar Respons Kehadiran Manusia
Penelitian terbaru mengungkap bahwa satwa liar bereaksi berbeda terhadap kehadiran manusia dibandingkan dengan perubahan habitat—temuan yang membawa implikasi besar bagi strategi konservasi di seluruh dunia. Selama ini kita mengira pembukaan hutan dan alih fungsi lahan adalah ancaman terbesar bagi satwa liar. Studi baru membuktikan sesuatu yang lebih mengejutkan: kehadiran manusia itu sendiri, bahkan tanpa mengubah…
-
Studi: 58 Orangutan Tapanuli di Indonesia Mati karena Siklon Senyar
Badai siklon Senyar yang melanda Sumatra selama empat hari telah merenggut nyawa 58 orangutan Tapanuli—sekitar 7 persen dari keseluruhan populasi spesies kera besar paling langka di dunia. Tragedi ini semakin mendorong satwa endemik Indonesia tersebut ke tepi jurang kepunahan. Angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan alarm bahwa kepunahan pertama kera besar modern bisa terjadi lebih…