Lima astronaut di luar angkasa mendapat perintah mendadak dari NASA: segera masuk ke kapsul penyelamat SpaceX Dragon. Sebabnya terdapat kebocoran udara berbahaya di stasiun luar angkasa tempat mereka bertugas—situasinya cukup serius untuk tidak diabaikan.
**NASA Perintahkan Evakuasi Sementara**
Dikutip Space.com, NASA memerintahkan lima astronaut di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) untuk berlindung di dalam kapsul SpaceX Dragon yang terpasang di stasiun, sementara para kosmonaut Rusia berupaya memperbaiki kebocoran udara yang mengkhawatirkan.
“Sebagai langkah kehati-hatian, NASA telah mengarahkan keempat anggota SpaceX Crew-12 dan astronaut NASA Chris Williams untuk mengambil posisi keselamatan yang lebih tinggi di dalam pesawat ruang angkasa Dragon selama perbaikan berlangsung,” kata juru bicara NASA Bethany Stevens melalui X.
Kebocoran terjadi di terowongan transfer PrK—jalur penghubung menuju Modul Layanan Zvezda milik Rusia, salah satu bagian tertua dari ISS. Kebocoran ini diduga disebabkan oleh retakan kecil di terowongan dan sebenarnya sudah menjadi masalah selama bertahun-tahun.
Selama ini, badan antariksa Rusia Roscosmos mengelolanya melalui langkah mitigasi dan perbaikan parsial secara berkala—hingga beberapa bulan lalu kebocoran muncul kembali dan memaksa dilakukannya operasi perbaikan yang lebih serius.
**Siapa Saja yang Berlindung di Dragon?**
Keempat astronaut misi SpaceX Crew-12 adalah Jessica Meir dan Jack Hathaway dari NASA, Sophie Adenot dari Badan Antariksa Eropa (ESA), serta kosmonaut Andrey Fedyaev. Mereka tiba di ISS pada pertengahan Februari untuk misi enam bulan.
Bersama mereka, astronaut NASA Chris Williams turut berlindung di kapsul Dragon bernama “Freedom”. Williams sebelumnya tiba di stasiun pada akhir November menggunakan pesawat Soyuz milik Rusia, bersama dua kosmonaut: Sergey Kud-Sverchkov dan Sergei Mikaev—yang diduga menjadi dua orang yang mencoba memperbaiki kebocoran di terowongan PrK.
**Perbaikan Tiba-tiba Dihentikan**
Namun pekerjaan perbaikan itu tidak berlangsung lama. Hanya sekitar satu jam setelah perintah berlindung dikeluarkan, Stevens kembali menulis melalui X: “Roscosmos telah menghentikan sementara upaya perbaikan struktural di dalam terowongan transfer Modul Layanan Zvezda, yang dikenal sebagai PrK, karena lebih banyak pengukuran dan data sedang dinilai.”
“Mengingat perkembangan ini, NASA telah menginstruksikan anggota kru di dalam pesawat ruang angkasa Dragon untuk mengakhiri prosedur tempat berlindung dan kembali ke operasi yang direncanakan di atas Stasiun Luar Angkasa Internasional,” tambahnya.
Kejadian ini menjadi pengingat nyata bahwa ISS sudah berusia sangat tua. Pembangunannya dimulai pada 1998, dan telah ditinggali astronaut secara terus-menerus sejak November 2000. Modul Zvezda sendiri diluncurkan ke orbit pada Juli 2000—sudah lebih dari dua dekade melayang di luar angkasa.
Meski begitu, ISS masih memiliki sisa masa operasi yang cukup panjang—direncanakan aktif setidaknya hingga 2030, dan berpotensi diperpanjang hingga 2032, memberi waktu bagi operator swasta untuk mempersiapkan penggantinya di orbit rendah Bumi.
Sumber: Kompas.com
Buku Terkait:
Seri Klasik Semasa Kecil: Prim & Prim-3, Petualangan di Luar Angkasa