Penerus Hubble Siap Meluncur, Teleskop Roman NASA Mampu Petakan Langit 2.000 Kali Lebih Cepat

NASA secara resmi mengumumkan penyelesaian konstruksi Nancy Grace Roman Space Telescope, observatorium ruang angkasa revolusioner yang dijadwalkan meluncur pada awal September 2026. Dengan kapabilitas memetakan langit 200 kali lebih luas dibandingkan Teleskop Hubble dalam satu bidikan, teleskop ini diprediksi akan menjadi instrumen utama manusia dalam mengungkap misteri energi gelap (dark energy) hingga berburu ribuan planet ekstrasurya (exoplanet).

**Penerus Hubble yang Revolusioner**

NASA memastikan bahwa Nancy Grace Roman Space Telescope telah rampung dibangun dan siap diterbangkan dari Kennedy Space Center pada September 2026 untuk misi primer selama lima tahun. Nama observatorium ini diambil dari Dr. Nancy Grace Roman, Kepala Astronomi pertama NASA yang dijuluki sebagai “Bunda dari Hubble”.

**Teknologi Jauh Melampaui Pendahulu**

Sebagai pewaris Hubble, Teleskop Roman memiliki teknologi yang jauh melampaui pendahulunya. Meski memiliki cermin utama berukuran 2,4 meter yang sama dengan Hubble, kamera pada teleskop ini memiliki bidang pandang 100 kali lebih luas.

**Kemampuan Survei yang Luar Biasa**

Administrator NASA, Jared Isaacman, dalam konferensi persnya menekankan lompatan besar teknologi ini.

“Roman akan menyelidiki materi gelap, energi gelap, dan struktur alam semesta itu sendiri. Kemampuan surveinya 1.000 kali lebih cepat daripada Hubble dan dapat memetakan 200 kali lebih banyak langit dalam satu gambar. Hubble butuh 2.000 tahun untuk memproses apa yang bisa dilakukan Roman dalam satu tahun,” ujar Isaacman dikutip IFL Science.

**Tsunami Data Astronomi**

Sebagai perbandingan performa, Teleskop Hubble yang genap berusia 36 tahun pada Jumat (24/4/2026) ini telah mengirimkan total 400 terabytes data selama tiga dekade. Sementara itu, Teleskop Roman diprediksi akan mengirimkan 1,4 terabytes data setiap hari.

**Mesin Kecepatan Luar Angkasa**

Hal ini membuat Dr. Nicky Fox, administrator asosiasi untuk Direktorat Misi Sains NASA, menyebut teleskop ini sebagai raksasa data.

“Teleskop Luar Angkasa Nancy Grace Roman adalah pembangkit tenaga listrik murni. Ini benar-benar mesin kecepatan (speed machine). Kecepatan kita dalam memindai langit dan memberikan hasil akan berada pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ungkap Dr. Fox.

**Misi Ambisius Mengungkap Alam Semesta**

Misi utama Roman mencakup pemahaman tentang percepatan perluasan alam semesta dan penemuan planet-planet asing, termasuk planet “yatim piatu” yang tidak mengorbit bintang mana pun. Julie McEnery, ilmuwan proyek senior di NASA Goddard, menyatakan bahwa misi ini berada di ambang penemuan ilmiah yang tak terbayangkan.

**Target Penemuan yang Fantastis**

“Dalam lima tahun pertama misi tersebut, Roman diharapkan dapat mengungkap lebih dari 100.000 dunia jauh, ratusan juta bintang, dan miliaran galaksi. Kita akan mempelajari informasi baru tentang alam semesta dengan sangat cepat,” kata McEnery dalam sebuah pernyataan.

**Antisipasi Penemuan Tak Terduga**

Namun, bagian paling menarik dari misi ini justru terletak pada hal-hal yang belum diketahui. McEnery menambahkan bahwa sains paling mendebarkan dari Roman adalah hal-hal yang tidak terduga dan tidak bisa diprediksi, yang nantinya akan menjadi pertanyaan mendalam bagi misi-misi masa depan.

**Revolusi dalam Kosmologi**

Kehadiran Teleskop Roman diharapkan tidak hanya menjawab tantangan pada model standar kosmologi, tetapi juga memperbesar peluang manusia menemukan dunia lain yang berpotensi layak huni di luar Tata Surya kita.

**Pencarian Planet Layak Huni**

Teleskop ini akan menggunakan teknik microlensing gravitasi untuk mendeteksi planet-planet yang mengorbit jauh dari bintang induknya, termasuk planet seukuran Bumi yang berada di zona layak huni.

**Pemburu Energi Gelap**

Salah satu misi paling ambisius Roman adalah menyelidiki sifat energi gelap, kekuatan misterius yang menyebabkan percepatan ekspansi alam semesta. Observasi ini dapat mengubah pemahaman fundamental tentang fisika dan kosmologi.

**Era Baru Astronomi**

Dengan peluncuran Roman, NASA akan memasuki era baru dalam astronomi observasional, di mana volume data dan kecepatan penemuan akan mencapai level yang belum pernah ada sebelumnya dalam sejarah ilmu pengetahuan.

**Kolaborasi Internasional**

Proyek ini melibatkan kolaborasi dengan berbagai institusi penelitian internasional, memastikan bahwa data yang dikumpulkan akan dapat diakses dan dimanfaatkan oleh komunitas ilmiah global.

**Warisan Dr. Nancy Grace Roman**

Penamaan teleskop ini menghormati kontribusi luar biasa Dr. Nancy Grace Roman dalam mengembangkan program astronomi NASA dan memperjuangkan kesetaraan gender dalam bidang sains dan teknologi ruang angkasa.


Sumber: Kompas.com


Buku Terkait:

Nasib Publik dalam Republik

The Righteous Mind

Matinya Kepakaran