narasi.siapabilang

  • Beranda
  • Katalog
    • Buku
    • Audio
    • Video
    • Opini
    • Penulis
    • Editor
  • Narasi
  • Unik tapi Berisiko, Alasan Induk Macan Tutul Sembunyikan Bayinya di Kebun Tebu

    11/05/2026

    Ditulis oleh:

    Narator

    Populasi macan tutul (Panthera pardus) di India menunjukkan tren yang menggembirakan. Berdasarkan laporan tahun 2024, para ahli memperkirakan terdapat sekitar 12.616 hingga 15.132 individu macan tutul di negara tersebut. Angka ini dianggap sebagai jumlah yang sehat oleh para ahli biologi satwa liar. Keberhasilan ini salah satunya disebabkan oleh kemampuan adaptasi macan tutul yang luar biasa…

    Baca lebih lanjut…

  • Kisah Tragis “Prometheus”, Pohon Tertua di Dunia yang Tak Sengaja Ditebang demi Penelitian

    11/05/2026

    Ditulis oleh:

    Narator

    Dalam dunia sains, kesalahan terkadang membawa dampak yang memilukan. Salah satu tragedi botani paling terkenal terjadi pada musim panas tahun 1964, ketika sebuah pohon pinus bristlecone bernama “Prometheus” ditebang. Ironisnya, para peneliti baru menyadari bahwa itu adalah pohon non-klonal tertua di dunia justru setelah pohon tersebut roboh. Sosok di balik peristiwa ini adalah Donald R.…

    Baca lebih lanjut…

  • Ilmuwan Temukan “Loki”, Galaksi Kuno yang Ditelan Bimasakti Miliaran Tahun Lalu

    10/05/2026

    Ditulis oleh:

    Narator

    Galaksi Bimasakti yang kita tinggali saat ini tidak tumbuh menjadi raksasa secara instan. Selama 13 miliar tahun perjalanannya, Bimasakti terus bertambah besar dengan cara “menelan” galaksi-galaksi kecil di sekitarnya. Para astronom baru-baru ini melaporkan penemuan salah satu potongan puzzle tersebut, sebuah galaksi kuno yang diberi nama “Loki”. Penemuan ini didasarkan pada analisis pergerakan dan komposisi…

    Baca lebih lanjut…

  • Teluk Jakarta Tercemar 5 Logam Berat, Awas Kerang dan Kepiting

    10/05/2026

    Ditulis oleh:

    Narator

    Hasil riset terbaru dari tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap fakta mengkhawatirkan mengenai kondisi ekosistem di Teluk Jakarta. Ditemukan lima jenis logam berat telah mencemari sedimen laut di kawasan tersebut, yakni seng (Zn), tembaga (Cu), nikel (Ni), timbal (Pb), dan kadmium (Cd). Konsentrasi polutan berbahaya ini ditemukan paling tinggi di wilayah pesisir…

    Baca lebih lanjut…

«Sebelumnya Selanjutnya»

Nat Geo Dinopedia Edisi Kedua

Sistem Pendidikan Finlandia: Belajar Cara Belajar

«1…34
  • Beranda
  • Katalog
    • Buku
    • Audio
    • Video
    • Opini
    • Penulis
    • Editor
  • Narasi

Kepustakaan Populer Gramedia

216.73.216.239

  • Facebook
  • Twitter
  • YouTube
  • Instagram
  • TikTok