-
Simpanse Ternyata Bisa Memprediksi Cuaca, Ini Buktinya
Penelitian terbaru terhadap komunitas simpanse di pegunungan Rwanda mengungkap kemampuan mengejutkan kerabat terdekat manusia tersebut. Selain membangun sarang untuk tidur, simpanse ternyata dapat memprediksi kondisi cuaca lokal dan menyesuaikan konstruksi sarang mereka. Temuan ini menunjukkan bahwa simpanse bertindak berdasarkan pandangan ke depan, bukan sekadar bereaksi terhadap kondisi cuaca saat sarang dibuat. Hassan Al-Razi, mahasiswa PhD…
-
Pakar IPB Sarankan Ikan Sapu-sapu Jakarta Jadi Pupuk Tanaman Hias, Ini Alasannya
Ikan sapu-sapu yang mendominasi sungai-sungai Jakarta sebagai spesies invasif dapat dimanfaatkan menjadi pupuk cair tanaman hias. Rekomendasi ini disampaikan Guru Besar Teknologi Hasil Perikanan IPB University, Prof Mala Nurilmala, sebagai solusi pemanfaatan hasil pembasmian ikan yang populasinya terus meledak di habitat perairan ibu kota. Namun, Prof Mala memberikan peringatan kritis mengenai risiko pencemaran yang dialami…
-
Voyager 1 Meredup di Ruang Antarbintang, NASA Terpaksa Matikan Instrumen Penting Jarak Jauh
Voyager 1, wahana antariksa terjauh dari Bumi, kini berpacu melawan waktu di kegelapan ruang antarbintang. NASA mengumumkan telah menonaktifkan salah satu instrumen sains utamanya untuk menghemat pasokan listrik yang terus menipis. Langkah ini diambil guna mempersiapkan manuver pemulihan daya ambisius yang dijuluki tim teknisi sebagai proyek “Big Bang”. Setelah mengarungi ruang angkasa hampir setengah abad,…
-
Punah Sejak 1988, Burung Raja Udang Mikronesia Berhasil Menetas di Kebun Binatang
Dunia konservasi internasional merayakan kelahiran seekor bayi burung istimewa di Kebun Binatang San Antonio, Amerika Serikat. Bayi burung Raja Udang Mikronesia (Micronesian Kingfisher) ini menjadi simbol harapan bagi spesies yang telah dinyatakan punah di alam liar selama hampir empat dekade. Keberhasilan penetasan ini memberikan titik terang di tengah sejarah kelam kepunahan burung asli Pulau Guam…