-
Saat Bakteri Menyelamatkan Kota dari Krisis Sampah
Setiap hari, jutaan orang Indonesia membuang sisa nasi, sayur busuk, kulit buah, dan ampas kopi ke kantong sampah. Truk mengangkutnya menuju tempat pembuangan akhir (TPA), dan masalah dianggap selesai. Padahal, di situlah justru masalah sesungguhnya dimulai. Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) mencatat Indonesia menghasilkan lebih dari 35 juta ton sampah per tahun. Hampir…
-
BRIN Temukan Dua Spesies Ngengat Baru Endemik Papua dan Sulawesi
Indonesia kembali membuktikan statusnya sebagai salah satu pusat biodiversitas terkaya di dunia. Tim peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengidentifikasi dua spesies ngengat baru yang endemik dari Papua dan Sulawesi, menambah catatan kekayaan hayati serangga Nusantara dari famili Crambidae. Kedua spesies tersebut diberi nama Glyphodella fojaensis dan Chabulina celebesensis. Riset ini telah…
-
Bayi yang Lebih Sering Menguap di Dalam Kandungan Cenderung Lahir dengan Berat Lebih Rendah
Menguap merupakan salah satu perilaku paling awal yang ditunjukkan manusia—bahkan sebelum dilahirkan. Penelitian terkini mengungkap temuan mengejutkan: janin yang lebih kerap menguap pada akhir kehamilan cenderung terlahir dengan berat badan lebih ringan. Penemuan ini mengisyaratkan bahwa gerakan wajah sederhana seperti menguap mungkin menyimpan petunjuk penting tentang perkembangan dan kondisi janin jauh sebelum proses kelahiran berlangsung.…
-
Apa Itu “Kremasi Air” yang Disebut Lebih Ramah Lingkungan?
Dunia industri pemakaman tengah mengalami transformasi signifikan. Seiring berkembangnya teknologi dan meningkatnya kesadaran lingkungan, pilihan metode pemakaman tidak lagi terbatas pada penguburan atau kremasi konvensional. Kini muncul inovasi baru yang jauh lebih ramah lingkungan: kremasi air atau aquamation. Skotlandia baru-baru ini mencatat sejarah dengan menjadi negara pertama di Britania Raya yang secara resmi melegalkan metode…