-
Mengapa Mamalia Jarang Berwarna Cerah Seperti Burung, Ikan, atau Reptil?
Dunia hewan dipenuhi dengan warna-warna spektakuler. Burung memamerkan bulu biru metalik dan merah menyala, ikan tropis berkelap-kelip dengan nuansa neon, reptil menunjukkan gradasi ungu hingga hijau berkilau. Namun jika kita amati mamalia, mayoritas dari mereka justru berbalut warna yang relatif “membosankan”: cokelat, hitam, abu-abu, atau putih. Mengapa mamalia tidak tampil dengan warna eksotis seperti magenta…
-
Ternyata Belum Punah! Ilmuwan Temukan Dua Marsupial dari Zaman Es di Hutan Papua
Dua jenis marsupial yang selama ini dipercaya telah lenyap sejak berakhirnya Zaman Es rupanya masih bertahan hidup di kedalaman hutan Papua. Temuan ini mengguncang dunia zoologi dan membuktikan bahwa kekayaan hayati Papua masih menyimpan rahasia yang belum terungkap. Studi yang terbit pada 6 Maret dalam jurnal Records of the Australian Museum memastikan bahwa kusu kerdil…
-
Ternyata Belum Punah! Ilmuwan Temukan Dua Marsupial Langka dari Zaman Es di Hutan Papua
Dua spesies marsupial yang selama ini diyakini telah musnah sejak berakhirnya Zaman Es ternyata masih hidup dan bersembunyi di hutan Papua. Penemuan mengejutkan ini mengubah pemahaman para ilmuwan tentang keanekaragaman hayati kawasan tersebut. Penelitian yang diterbitkan pada 6 Maret di jurnal Records of the Australian Museum mengonfirmasi keberadaan kusu kerdil jari panjang (Dactylonax kambuayai) dan…
-
Mengapa Air Raksa Berbentuk Cair? Penjelasan Sains di Baliknya
Saat mendengar kata logam, sebagian besar orang akan membayangkan material yang keras, kuat, dan tahan panas seperti besi, aluminium, atau baja. Namun ada satu pengecualian yang mencolok: merkuri atau air raksa. Merkuri memang logam, tetapi berwujud cair pada suhu ruang. Dengan titik leleh sekitar -38,8 derajat Celsius, unsur ini menjadi salah satu dari dua unsur…