-
Bukan Emas, Penambang di Australia Temukan Puing Kosmik Langka Berusia 800.000 Tahun
Seorang pencari emas di kawasan Goldfields, Australia Barat, tanpa sengaja menemukan serpihan kosmik langka bernama Australite. Benda hitam yang terbentuk dari lelehan kaca akibat benturan meteorit ratusan ribu tahun silam ini ditemukan di area terpencil sekitar 150 kilometer timur laut Kalgoorlie, dan kini menjadi kunci penting bagi para peneliti untuk mengungkap misteri besar di Bumi.…
-
Dinosaurus Herbivora Ini Punya Gigi di Depan Paruh, Suka Pilih-pilih Makanan
Selama beberapa dekade, dinosaurus ikonik Australia, Muttaburrasaurus langdoni, dianggap sebagai pemakan tumbuhan lamban yang mengonsumsi vegetasi apa pun di hadapannya. Namun, penelitian terkini menggunakan teknologi pencitraan mutakhir mengungkap temuan mengejutkan: reptil raksasa ini ternyata pemakan selektif dengan kemampuan penciuman luar biasa dan mampu berlari menggunakan dua kaki ketika diperlukan. **Dominasi di Australia Kuno** Sekitar 96…
-
Muka Air Danau Toba Susut 1,6 Meter, Ahli IPB Ingatkan Risiko Kematian Massal Ikan
Industri perikanan budi daya keramba jaring apung (KJA) di kawasan Danau Toba menghadapi ancaman serius. Data pengamatan satelit altimetri menunjukkan permukaan air danau telah turun drastis sedalam 1,6 meter dalam periode Juni 2025 hingga Maret 2026. Situasi ini diperkirakan akan bertambah buruk mengingat prediksi datangnya musim kemarau panjang yang berpotensi memicu kematian massal ikan akibat…
-
Hujan Meteor Lyrid Malam Ini, Apa Berisiko Terhadap Satelit dan Pesawat?
Puncak hujan meteor Lyrid kembali memukau langit malam Indonesia pada Kamis (23/4/2026). Meski secara kuantitas tidak terlalu mencolok, fenomena ini menyajikan daya tarik visual unik yang tidak dimiliki hujan meteor lainnya, yaitu kemunculan meteor terang atau fireball yang meninggalkan jejak asap di atmosfer. **Asal Nama dari Konstelasi Lyra** Penamaan “Lyrid” berasal dari rasi bintang Lyra,…