-
Di Balik Tubuh Gempal, Penguin Makaroni Ternyata Punya Otot Bahu Sekuat Pesawat
Penguin makaroni (Eudyptes chrysolophus) dikenal karena jambul kuningnya yang khas dan habitatnya di kepulauan Samudra Atlantik Selatan. Namun, studi anatomi terkini menunjukkan bahwa hewan ini adalah mesin penggerak yang sangat efisien, baik di daratan maupun di bawah permukaan laut. **Evolusi “Terbang” di Dalam Air** Karena tidak dapat terbang di udara seperti kebanyakan burung lainnya, penguin…
-
Foto Bawah Laut Ungkap Kondisi Orion Artemis II Usai Tembus Atmosfer Bumi
Kekhawatiran para pakar terhadap ketahanan pelindung panas (heat shield) kapsul Orion dalam misi Artemis II akhirnya terjawab. Sebuah foto bawah laut yang diambil sesaat setelah splashdown (pendaratan di air) mengungkap bahwa wahana tersebut berhasil melewati “ujian api” saat memasuki atmosfer Bumi dengan kondisi yang jauh lebih baik daripada prediksi semula. Keberhasilan ini memastikan keselamatan empat…
-
Alarm Ketahanan Air, Peneliti BRIN Ungkap Penyusutan 98 Mata Air di Bandung Utara
Kondisi penurunan debit mata air di kawasan padat penduduk, terutama di Cekungan Bandung, telah mencapai level yang mengkhawatirkan. Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengingatkan bahwa tren penyusutan ini membahayakan ketahanan air nasional sebagai dampak alih fungsi lahan masif di zona tangkapan air. Jika tidak segera ditangani, sumber air legendaris yang telah menghidupi warga…
-
Gurita 19 Meter Pernah Jadi Penguasa Lautan 100 Juta Tahun Lalu, Saingi Keganasan T-Rex
Sebuah studi terbaru yang dimuat dalam jurnal Science mengungkap keberadaan predator puncak yang tak terduga di lautan zaman Kapur (Cretaceous), sekitar 100 juta tahun lalu. Bukan reptil laut atau hiu raksasa, melainkan gurita kolosal dengan panjang mencapai 7-19 meter. Melalui analisis fosil rahang yang sangat langka, ilmuwan menemukan bukti bahwa makhluk ini memiliki kekuatan untuk…